Senin, 02 Februari 2026

MENGANALISA KERUSAKAN AC


Penanganan kerusakan AC sebelum memanggil teknisi AC

Sebelum memastikan benar adanya kerusakan/masalah unit AC bisa loh untuk pengguna AC menganalisa secara pribadi terlebih dahulu bagaimana caranya dan apa saja yang harus di lakukan??

1.AC yang mengalami mati total tidak dapat menyala/tidak merespon ketika di remote untuk langkah analisa sederhana bisa di lakukan secara pribadi : 
 - Cek power/stopkontak/MCB khusus jalur supply menuju AC,semisal menggunakan stopkontak bisa di tes dengan mencabut streker AC dan bisa di tes menggunakan alat elektronik lain yang langsung dapat on ketika di colok contoh : lampu,cas untuk mengecas hp, jika power tersedia dan tidak bermasalah berarti dapat di pastikan power AC tidak mengalami masalah.Namun jika tidak adanya arus/sumber listrik pada stopkontak AC dapat di check jalur kelistrikan power/MCB yang di gunakan pada jalur AC,bisa jadi mengalami trip MCB,putus kabel, masalah pada stopkontak.Jika memang AC mengalami trip MCB/dan setelah di nyalakan berhasil dan selang berapa waktu mati kembali penanganan harus di serahkan kepada teknisi karena terjadi nya trip MCB/putus fuse adanya indikasi masalah pada unit AC/maupun jalur instalasi kelistrikan 
 - Cek remote AC,bisa di tes menggunakan kamera hp dengan cara tombol bebas untuk remote contoh On/Off hadapkan LED bagian depan remote ke kamera hp jika infrared/LED menyala berarti dapat di pastikan remote normal dan bekerja secara fungsinya.Namun bila tidak ada tanda menyala sama sekali bisa di check untuk kapasitas baterai/mengganti baterai remote AC,jika di ganti baterai pun belum ingin menyala/berfungsi berarti ada nya masalah pada remote AC,bisa di perbaiki/mengganti remote baru menyesuaikan kerusakan pada remote/PCB remote, setelah menemukan masalah tersebut namun AC juga tidak berujung bekerja/menyala ada 1 komponen lagi namun yang posisi nya di dalam indor unit AC yaitu Receiver/penerima signal perintah dadi remote AC, disarankan untuk pengecekan/perbaikan di serahkan kepada teknisi karena memiliki resiko yang cukup tinggi.
 - Cek kode eror pada AC,jika dua temuan masalah tersebut tidak di ketemukan AC bisa di remote dan AC bekerja namun setelah beberapa waktu/menit/jam AC auto mati/off tanpa setting timer pada remote,sering terjadi nya adalah AC menandakan ada kode Eror yang keluar,apa itu kode eror,kode eror adalah suatu kemanan/safety daripada sistem unit AC,dan kode eror akan muncul jika AC dalam kondisi tidak normal(adanya kerusakan),untuk jenis AC yang memiliki display biasanya muncul langsung pada display bisa dengan kode huruf abjad A-Z dan angka 1-9,berpasang pasangan,contoh H4, disetiap kode eror tersebut memiliki arti dan kerusakan unit yang bervariasi/bermacam macam,dan untuk sebagian AC yang tidak memiliki display diberikan nya akses kode eror melalui kedip lampu indikator pada AC,dan jenis kedipan juga bervariasi,untuk sebagian merk AC kode eror juga dapat diakses/di check melalui remote AC.dan kode eror juga bervariasi indikasi nya, contoh : AC dapat dingin normal dan setelah beberapa menit AC mati dan mengeluarkan kode eror,Ada juga AC yang pertama kali dinyalakan langsung mengeluarkan kode eror tidak mau start sama sekali.Dan untuk menyelesaikan permasalah tersebut dengan sederhana nya bisa melakukan restart unit AC,dengan mematikan AC melalui sumber/stopkontak tunggu 1-3 menit lalu colokkan dan nyalakan kembali AC,jika kode eror tetap keluar & muncul harus dilakukan pengecekan menyuluruh pada unit AC,bisa menyerahkan kepada teknisi.

2.AC terasa tidak dingin sama sekali,dalam kondisi onn
 -Cek hembusan angin dari indor AC,untuk langkah sederhana nya bisa di check untuk hembusan angin pada indor AC,jika hembusan angin tidak terasa sama sekali/kecil,bisa menandakan bahwa kondisi unit AC tersebut kotor/perlunya melakukan perawatan rutin (cuci AC),bisa di check dengan membuka filter udara yang berada di dalam indor AC,coba bersihkan filter udara namun jika tetap tidak optimal/tidak ada hembusan angin bisa di pastikan bahwa evaporator AC juga kotor,adanya penumpukan debu harus di lakukan nya pembersihan AC dan serahkan pekerjaan ini kepada teknisi AC,karena tidak dapat sembarangan membersihkan AC,ada ketentuan,dan standard yang harus di laksanakan untuk membersihkan AC.
 - Cek putaran blower indor AC,selain putaran fan blower indoor AC pelan karena kotor,juga bisa di pengaruhi oleh faktor lain,jika kondisi AC bersih namun putaran fan motor indor tetap pelan,harus di lakukan nya pengecekan yang serius pada area modul/elektronik AC/dan pada fan motor indor AC, serahkan pekerjaan tersebut kepada teknisi AC,karena resiko yang cukup tinggi pada jenis kerusakan tersebut.
 - Cek kondisi outdoor bekerja atau tidak,jika di pekerjakan unit AC indor & outdoor akan saling berhubungan,jika dalam kondisi setingan remote pada mode cool/pendinginan outdoor harus bekerja/menyala, bagaimana caranya? Setting remote pada mode cool dan maksimal kan settingan pada remote AC setting suhu temperatur paling rendah supaya outdoor segera di perintahkan untuk bekerja oleh indoor AC,namun bilamana indoor AC tidak memerintahkan bekerja outdoor/outdoor tidak menyala,dapat di pastikan adanya masalah komunikasi antara indoor & outdoor AC,untuk jenis AC inverter menggunakan sistem komunikasi elektronik gelombang,dan untuk jenis AC konvensional/standart menggunakan kontrol relay yang diatur oleh modul board pada indor AC,untuk penanganan sederhana nya bisa di check untuk sambungan koneksi kabel antara indoor unit AC & outdoor unit AC,jika tidak adanya temuan masalah/tidak putus/tidak kendor,bisa di pastikan adanya permasalahan pada unit AC,bisa terjadi masalah pada PCB board indor/outdoor, thermistor AC, masalah pada outdoor AC, kompresor,fan motor outdoor,bahkan masalah pada refrigerant AC,untuk penanganan tersebut bisa di serahkan kepada teknisi,untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh.
 -Adanya masalah pada sistem refrigerasi/refrigerant/freon pada AC,jika AC dalam kondisi bekerja/menyala indoor & outdoor nya bekerja dalam mode settingan pendinginan dan tidak ada nya hembusan udara dingin/hanya kipas saja bisa di check untuk refrigerant AC, sebenarnya untuk pengecekan tekanan/refrigerant/freon pada AC harus di lakukan oleh teknisi namun bisa di check secara fisik dahulu,check bagian pipa instalasi tembaga pada AC biasanya di dekat outdoor ada kran Valve penghubung pipa AC ke unit outdoor,bisa di amati di bagian tersebut bilamana kondisi pipa/bagian Valve tersebut basah pipa kecil & pipa besar/kondensasi bisa menunjukkan kenormalan pada sistem freon pada AC tersebut,air tersebut/pipa tersebut basah karena terjadinya proses kondensasi perbedaan suhu refrigerant di dalam pipa/dan kondisi suhu ruangan di luar pipa suhu tinggi/suhu rendah.Namun jika pipa tersebut basah tapi tidak terasa dingin harus dilakukan nya pengecekan detail pada pressure/tekanan freon yang sedang bersirkulasi pada unit AC,serahkan proses pengecekan pada teknisi karena memiliki resiko yang sangat tinggi.kebalikan dari pengecekan tersebut bila mana pipa tidak mengalami kondensasi/kering tidak basah sama sekali bisa menandakan unit AC tersebut kosong freon/tidak ada freon sama sekali dan jika salah satu dari pipa tersebut mengeluarkan bunga es juga bisa menandakan hal yang demikian 
CATATAN : SEMUA KOMPONEN REFRIGERANT/FREON/KOMPRESOR OUTDOOR/BLOWER OUTDOOR SALING BERHUBUNGAN JIKA DALAM SALAH SATU SISTEM INI YANG BERMASALAH AKIBAT NYA AKAN BERMACAM MACAM & BERBEDA BEDA BELUM TENTU SAMA HARUS MELAKUKAN PENGECEKAN MENYELURUH.


 

MENGANALISA KERUSAKAN AC

Penanganan kerusakan AC sebelum memanggil teknisi AC Sebelum memastikan benar adanya kerusakan/masalah unit AC bisa loh untuk pengguna AC me...